Rangkaian
Resistor paralel
Tegangan sama, arus terbagi (pembagi arus)
Resistor paralel — simulasi Rangkaian interaktif. Tegangan sama, arus terbagi (pembagi arus) Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Resistor paralel
Resistor paralel berbagi tegangan yang sama tetapi membagi arus: sebuah pembagi arus.
Setiap cabang terhubung ke dua simpul yang sama, sehingga tegangan pada setiap hambatan identik. Arus terbagi berbanding terbalik dengan hambatan.
- V sama pada setiap cabang
- I_total = I₁ + I₂
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Dua resistor dihubungkan secara paralel (berdampingan) pada baterai 6 V, sehingga keduanya melihat tegangan baterai penuh. Jika Anda menaikkan nilai resistor kedua, apakah arus total yang diambil dari baterai naik atau turun?
Prediksi untuk ditimbang
- Total arus naik seiring meningkatnya R2.
- Total arus tidak bergantung pada R2.
- Arus total turun — cabang R2 yang lebih besar membawa arus yang lebih sedikit, dan cabang lainnya tidak terpengaruh.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Resistor R 2 (Ω)
Apa yang Anda ukur:
- Resistensi setara R_p (Ω)
- Total I_total saat ini (A)
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset resistor paralel dan tekan Reset. R1 = 100 Ω tetap; baterai menyuplai 6 V di kedua cabang.
- Aktifkan pembacaan arus pada resistor dan baterai.
- Tetapkan nilai R2 untuk setiap percobaan dan catat total arus yang diambil dari baterai.
Persamaan yang mengatur
Resistensi Paralel — V = I·R
Resistor secara paralel digabungkan secara timbal balik: 1/R_p = 1/R1 + 1/R2. Setiap cabang melihat tegangan sumber penuh dan menarik arusnya sendiri secara independen, I = V/R untuk cabang itu saja.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung R_p = 1/(1/R1 + 1/R2), lalu I_total = E/R_p menggunakan E = 6 V, R1 = 100 Ω. Bandingkan dengan tabel. Verifikasi juga I_total = E/R1 + E/R2 memberikan jawaban yang sama.
- Cabang R 1 saat ini tetap di E/R1 = 0.06 A tanpa memperhatikan R 2 . Jelaskan mengapa arus setiap cabang sejajar hanya bergantung pada hambatannya sendiri, bukan pada hambatan cabang lainnya.
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Stopkontak rumah tangga dihubungkan secara paralel, bukan seri, sehingga setiap peralatan melihat tegangan penuh 120 V (atau 230 V) secara terpisah. Jelaskan mengapa pengkabelan seri tidak praktis untuk rumah yang penuh dengan peralatan yang terhubung secara independen.
- Resistansi ekivalen dari kombinasi paralel selalu lebih kecil dari masing-masing resistor. Jelaskan mengapa menambahkan jalur arus kedua hanya akan mempermudah (tidak pernah mempersulit) aliran muatan.
- AP Physics 2 — Unit 11: Electric Circuits
- AP Physics C: Electricity and Magnetism — Unit 11: Electric Circuits
- IB Physics — B.5 Current and circuits
- General High School Physics — Electricity & DC circuits
- NGSS High School Physics — Electric current and magnetic fields
- Selamat datang di resistor paralel
- Pilih resistor pertama
- Tekan Putar
- Pembagian arus
- Buka inspektur
- Berhasil!
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.