Rangkaian
Resistor tunggal
Hukum Ohm: V = I·R pada satu resistor
Resistor tunggal — simulasi Rangkaian interaktif. Hukum Ohm: V = I·R pada satu resistor Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Hukum Ohm
Sebuah baterai mendorong arus melalui sebuah hambatan tunggal. Tegangan, arus, dan hambatan dihubungkan melalui V = I·R.
Ini adalah rangkaian penuh yang paling sederhana: sebuah sumber dan sebuah beban. Tegangan pada hambatan dan arus di cabang mengikuti langsung hukum Ohm.
- V = I·R
- P = I·V
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Baterai 9 V menggerakkan arus melalui satu resistor. Jika Anda menggunakan resistor yang lebih besar, apakah arus yang mengalir lebih banyak atau lebih sedikit?
Prediksi untuk ditimbang
- Resistor yang lebih besar berarti arus yang mengalir lebih sedikit.
- Resistor yang lebih besar berarti lebih banyak arus yang mengalir.
- Arus tidak bergantung pada hambatan.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Perlawanan R (Ω)
Apa yang Anda ukur:
- Kekuatan hilang P (W)
- Saat ini saya (A)
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset resistor tunggal dan tekan Reset. Baterai menyuplai tegangan tetap 9 V.
- Aktifkan pembacaan arus pada resistor.
- Tetapkan nilai resistor untuk setiap percobaan dan catat arusnya.
Persamaan yang mengatur
Hukum Ohm — V = I·R
Arus yang melalui sebuah resistor sebanding dengan tegangan yang melewatinya dan berbanding terbalik dengan hambatannya: I = V/R. Di sini V sama dengan EMF baterai penuh, 9 V.
Daya Listrik (dari V dan R) — P = V²/R
Daya yang dihamburkan oleh sebuah resistor dapat dihitung langsung dari tegangan dan hambatan tanpa memerlukan arus: P = V²/R.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung I = E/R menggunakan E = 9 V. Bandingkan dengan tabel.
- Jelaskan mengapa penggandaan hambatan menjadi separuh arus, menggunakan hukum Ohm I = E/R pada tegangan tetap.
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Kolom daya Anda (P = E²/R) menyusut seiring bertambahnya hambatan, meskipun voltase tetap. Jelaskan mengapa resistor yang lebih besar memerlukan daya yang lebih sedikit dari baterai yang sama.
- Apa yang akan terjadi pada arus (dan baterai) jika R diatur mendekati 0 Ω? Mengapa rangkaian nyata menghindari kondisi 'korsleting' ini?
- AP Physics 2 — Unit 11: Electric Circuits
- AP Physics C: Electricity and Magnetism — Unit 11: Electric Circuits
- IB Physics — B.5 Current and circuits
- General High School Physics — Electricity & DC circuits
- NGSS High School Physics — Electric current and magnetic fields
- Lebih besar atau lebih kecil?
- Naikkan hambatan
- Rekam arus
- Buka data
- Jelaskan buktimu
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.