Rangkaian AC & Resonansi
Resonansi AC
Dalam rangkaian AC, induktor dan kapasitor saling melawan — satu menahan perubahan arus, yang lain menahan perubahan tegangan, dan efek keduanya mendorong ke arah yang berlawanan. Pada satu frekuensi khusus, efek yang berlawanan itu saling meniadakan secara tepat, menyisakan hambatan minimal terhadap arus, sehingga arus melonjak ke nilai terbesarnya. Inilah resonansi, dan begitulah cara sebuah radio menyetel ke satu stasiun sambil mengabaikan yang lain.
ω₀ = 1 / √(L · C)
- ω₀ — frekuensi sudut resonansi (rad/s): frekuensi di mana induktor dan kapasitor saling meniadakan dan arus mencapai puncak
- L — induktansi (H): seberapa kuat induktor menahan perubahan arus
- C — kapasitansi (F): seberapa banyak muatan yang disimpan kapasitor per volt padanya
Sebuah rangkaian penyetel radio memiliki induktor 1 henry dan kapasitor 0,25 farad. Berapa frekuensi resonansinya?
- L = 1 H
- C = 0.25 F
- ω₀ = 1 / √(L · C)
- ω₀ = 1 / √(1 H · 0.25 F)
- ω₀ = 1 / √0.25 = 1 / 0.5
ω₀ = 2 rad/s