Konduksi Termal: Aliran Panas Melalui Batang

1 · Memprediksi

Sebuah batang tembaga menghubungkan benda panas dan benda dingin. Jika Anda menggunakan batang yang lebih tebal (luas penampangnya lebih besar), apakah panas mengalir melaluinya lebih cepat atau lebih lambat?

2 · Pengaturan

  1. Buka preset conduction-bar dan tekan Reset. Batangan tembaga (k = 401 W/(m·K), panjang 0.1 m) menghubungkan badan 450 K ke badan 300 K.
  2. Aktifkan pembacaan laju aliran panas pada konduktor.
  3. Tetapkan luas penampang batang untuk setiap percobaan dan catat laju aliran panas.

3 · Kumpulkan Data

Luas penampang A (m²)Laju aliran panas Q̇ (W)
5.00e-4
1.00e-3
2.00e-3

Plot laju aliran panas Q̇ (sumbu y) terhadap luas penampang A (sumbu x) untuk tiga percobaan Anda. Apakah garis tersebut lurus melalui titik asal?

4 · Analisis

  1. Untuk satu percobaan, hitung Q̇ = kAΔT/L menggunakan k = 401 W/(m·K), ΔT = 150 K, L = 0.1 m. Bandingkan dengan tabel.
  2. Jelaskan, dengan menggunakan hukum Fourier, mengapa menggandakan luas penampang batang akan menggandakan laju aliran panas pada perbedaan suhu dan panjang tetap.

5 · Perluas

  1. Bahan dengan konduktivitas termal rendah (seperti kaca, k ≈ 0.8 W/(m·K)) menghantarkan panas jauh lebih lambat dibandingkan tembaga (k = 401 W/(m·K)) untuk luas dan panjang yang sama. Jelaskan mengapa insulasi rumah menggunakan bahan k-rendah.
  2. Percobaan ini luasnya bervariasi, tetapi rumusnya juga memiliki panjang L pada penyebutnya. Apakah menggandakan panjang batang akan menggandakan atau mengurangi separuh laju aliran panas? Jelaskan mengapa jalur yang lebih panjang lebih tahan terhadap aliran panas.

Fisika di Balik Eksperimen Ini

Hukum Konduksi Fourier

Panas mengalir melalui suatu bahan dengan laju yang ditentukan oleh konduktivitas, luas penampang, perbedaan suhu, dan panjang: Q̇ = kAΔT/L. Perbedaan area atau suhu yang lebih besar mempercepat konduksi; jalur yang lebih panjang memperlambatnya.

← Kembali ke eksperimen