Blokir di Jalan Gesekan: Menemukan Ambang Batas Gesekan Statis

1 · Memprediksi

Sebuah balok berada pada bidang miring 30°, yang saat ini ditahan oleh gesekan statis. Jika Anda menurunkan gesekan antara balok dan tanjakan, apakah balok akan mulai tergelincir — dan pada titik manakah?

2 · Pengaturan

  1. Buka preset Jalan Gesekan. Perhatikan sudut kemiringan tetap jalan (30°) dan balok yang berada di atasnya, saat ini ditahan dalam keadaan statis karena gesekan.
  2. Gunakan panel Properti (atau tautan berbagi) untuk menetapkan koefisien gesek statis (μs) dan kinetis (μk) balok pada percobaan ini. Jaga μk ≤ μs — aplikasi menegakkannya, karena suatu permukaan tidak mungkin mencengkeram lebih lemah saat diam daripada saat meluncur. Massa tetap.
  3. Jalankan simulasi selama beberapa detik dan baca kecepatan blok dari probe. Catat apakah ia tetap diam atau mulai meluncur.

3 · Kumpulkan Data

Blokir Massa (kg)Gesekan Statis (μs)Gesekan kinetis (μk)Gaya Gravitasi Sepanjang Jalan (N)Kelajuan setelah 1 s (m/s)
1.000.900.40
2.000.700.40
3.000.500.40
2.000.500.30
2.000.500.20

Gambarkan grafik Gaya gravitasi sepanjang bidang miring (sumbu y) terhadap Massa balok (sumbu x) untuk kelima percobaan. Apakah hubungannya garis lurus? Apa arti kemiringannya? Tiga baris memakai massa yang sama — apakah gaya pendorongnya juga sama?

4 · Analisis

  1. Untuk setiap baris, hitung tan(30°) dan bandingkan dengan nilai μs Anda. Apakah perbandingan tersebut memprediksi apakah balok akan tetap diam?
  2. Baris 1–2 tetap diam; baris 3–5 meluncur dengan tiga laju berbeda. Jelaskan mengapa massa hilang BAIK dari syarat gesekan statis MAUPUN dari percepatan meluncur, padahal baris-baris ini memakai tiga massa yang berbeda.

5 · Perluas

  1. Ada dua cara melepaskan balok: turunkan μs-nya hingga di bawah tan(30°) ≈ 0,577, atau curamkan bidang miring hingga sudutnya melewati atan(μs) ≈ 35°. Coba keduanya. Benarkah keduanya syarat yang sama yang ditulis dengan dua cara?
  2. Sol sepatu hiking dan sepatu formal memiliki nilai μs yang sangat berbeda pada jalur basah yang sama. Jelaskan, dalam eksperimen ini, mengapa eksperimen yang satu jauh lebih aman di lereng yang curam dibandingkan eksperimen yang lain.

Fisika di Balik Eksperimen Ini

Komponen Gravitasi Sepanjang Tanjakan

F = m·a dengan a = g sin θ memberikan bagian berat balok yang menariknya menuruni bidang miring. Gesekan statis harus meniadakannya sepenuhnya agar balok tetap diam; begitu balok meluncur, gesekan kinetis hanya meniadakan sebagiannya.

Gaya gesek kinetis

Begitu balok benar-benar meluncur, gesekan berhenti menjadi ambang dan berubah menjadi gaya yang pasti: f = μk·m·g·cos θ, dengan μk adalah koefisien gesek KINETIS. Gaya ini dikurangkan dari komponen gravitasi di sepanjang bidang miring, sehingga balok dipercepat sebesar g(sin θ − μk·cos θ), bukan g·sin θ tanpa gesekan. Massa tercoret seluruhnya dari ungkapan itu — itulah sebabnya baris-baris meluncur di bawah tidak bergantung padanya.

← Kembali ke eksperimen