Pembesaran Mikroskop Majemuk: Rumus Lengkap

1 · Memprediksi

Perbesaran sudut total mikroskop majemuk bergantung pada panjang tabung (jarak antara objektif dan lensa okuler), bukan hanya pada jarak fokus masing-masing. Apakah panjang tabung yang lebih panjang meningkatkan perbesaran keseluruhan?

2 · Pengaturan

  1. Buka preset mikroskop dan tekan Reset. Objektifnya mempunyai f_o = 8 cm; lensa okuler mempunyai f_e = 25 cm.
  2. Aktifkan pembacaan pembesaran sudut.
  3. Atur panjang tabung (pemisahan objektif-lensa okuler) untuk setiap percobaan dan catat perbesaran yang dihasilkan.

3 · Kumpulkan Data

Panjang tabung L (cm)Perbesaran sudut M
50.00
70.00
90.00

Plot M (sumbu y) terhadap panjang tabung L (sumbu x) untuk tiga percobaan Anda. Apakah garis tersebut lurus melalui titik asal?

4 · Analisis

  1. Untuk satu percobaan, hitung M = −(L/f_o)·(N/f_e) menggunakan f_o = 8 cm, f_e = 25 cm, N = 25 cm (titik dekat standar). Bandingkan dengan tabel.
  2. Jelaskan mengapa rumus ini menggabungkan faktor perbesaran 'lateral' (L/f_o, dari pencitraan objektif sepanjang tabung) dan faktor perbesaran 'sudut' (N/f_e, dari lensa okuler yang bertindak sebagai pembesar sederhana pada gambar perantara tersebut).

5 · Perluas

  1. Bandingkan rumus percobaan ini dengan percobaan kaca pembesar sederhana M = N/f. Jelaskan mengapa faktor ekstra L/f_o pada mikroskop mewakili langkah 'pra-pembesaran' yang disumbangkan lensa objektif sebelum lensa mata terlibat.
  2. Mikroskop asli secara historis distandarisasi pada panjang tabung tertentu (misalnya 160 mm) sehingga objektif dan lensa okuler dari produsen berbeda dapat dipadukan dan dicocokkan dengan cara yang dapat diprediksi. Jelaskan mengapa standarisasi L (bersama f_o dan f_e) penting untuk bagian mikroskop yang dapat dipertukarkan.

Fisika di Balik Eksperimen Ini

Pembesaran Mikroskop Majemuk

Perbesaran sudut total mikroskop majemuk adalah M = −(L/f_o)(N/f_e): perbesaran objektif pada panjang tabung L, dikalikan dengan faktor kaca pembesar sederhana lensa okuler menggunakan titik dekat standar N = 25 cm.

← Kembali ke eksperimen