Gerak peluru

Gerak peluru menggabungkan kecepatan horizontal konstan dengan percepatan vertikal akibat gravitasi. Simulasi yang baik membuatmu bisa melihat kedua komponen itu sekaligus dan menghubungkan grafik dengan lintasan yang melengkung.

Gerak horizontal dan vertikal saling independen

Dalam gerak peluru ideal, gravitasi hanya mengubah gerak vertikal. Kecepatan horizontal tetap konstan, sehingga kamu bisa menganalisis x dan y secara terpisah lalu menggabungkannya menjadi satu lintasan.

Mengapa lintasannya berbentuk parabola

Karena posisi horizontal berubah secara linear terhadap waktu sementara posisi vertikal berubah secara kuadratik, lintasan menjadi parabola. Mengubah kecepatan atau sudut peluncuran akan meregangkan kurva, tetapi gravitasi tetap memberikan percepatan ke bawah yang sama.

Hubungkan model dengan simulasi

Gunakan simulasi untuk meluncurkan benda pada berbagai sudut dan bandingkan jangkauan, waktu terbang, serta tinggi maksimum. Amati bagaimana pembacaan SI langsung membuat independensi gerak menjadi terlihat.

Jatuh Bebas & Gerak Peluru

Jatuhkan apa pun — koin atau bola boling — dan gravitasi mempercepatnya dengan laju yang persis sama, sehingga keduanya menyentuh tanah bersamaan. Lemparkan sesuatu ke samping, dan benda itu tetap jatuh lurus ke bawah secepat itu juga, karena gerak sampingnya dan gerak jatuhnya sama sekali tidak saling memengaruhi.

h = ½ · g · t²

  • h — ketinggian jatuh (m): seberapa jauh benda telah jatuh dari titik awalnya
  • g — percepatan gravitasi (m/s²): seberapa cepat kecepatan jatuh bertambah setiap detik — sama untuk semua benda
  • t — waktu (s): berapa lama benda itu telah jatuh

Sebuah bola dijatuhkan dari keadaan diam dan jatuh selama 2 detik. Seberapa jauh ia telah jatuh? (gunakan g = 9,8 meter per detik kuadrat)

  • t = 2 s
  • g = 9.8 m/s²
  1. h = ½ · g · t²
  2. h = 0.5 × 9.8 m/s² × (2 s)²

h = 19.6 m

Coba simulasi