Gerak Proyektil & Energi Kinetik
1 · Memprediksi
Jika Anda meluncurkan bola lebih cepat, bagaimana energi kinetiknya saat peluncuran dan ketinggian maksimumnya berubah?
- Keduanya meningkat
- Mereka tetap sama
- Energi kinetik bertambah tetapi ketinggiannya tetap sama
2 · Pengaturan
- Buka simulasi proyektil dan tekan Reset.
- Aktifkan pemeriksaan kecepatan dan pembacaan ketinggian.
- Atur kecepatan peluncuran untuk setiap uji coba di bawah ini, tekan Putar, dan catat nilai puncaknya.
3 · Kumpulkan Data
| Massa m (kg) | Kecepatan peluncuran v (m/s) | KE = ½mv² (J) | Tinggi maks h (m) |
|---|---|---|---|
| 1.00 | 8.00 | ||
| 1.00 | 10.00 | ||
| 1.00 | 12.00 |
Plot ketinggian maksimum h (sumbu y) terhadap energi kinetik saat peluncuran KE (sumbu x).
4 · Analisis
- Tunjukkan pekerjaan Anda menghitung KE = ½mv² untuk satu percobaan dan bandingkan dengan pembacaan energi kinetik simulasi.
- Jelaskan hubungan antara energi kinetik peluncuran dan ketinggian maksimum. Apakah linier? Kutip angka dari tabel Anda.
5 · Perluas
- Pada kecepatan tetap, sudut peluncuran manakah yang memberikan ketinggian maksimum terbesar? Jelaskan alasannya.
- Proyektil nyata tidak mencapai ketinggian yang diprediksi oleh meja Anda. Ke mana perginya energi yang hilang?
Fisika di Balik Eksperimen Ini
Energi Kinetik
Energi gerak saat peluncuran, dari massa dan kecepatan peluncuran yang Anda tetapkan untuk setiap percobaan.
Energi Potensial Gravitasi
Energi yang tersimpan pada ketinggian puncak bola. Berdasarkan kekekalan energi mekanik, energi ini seharusnya sama dengan energi kinetik saat peluncuran ketika hambatan udara diabaikan — itulah hubungan yang diuji dalam tabel data Anda.