Optik
Mikroskop majemuk (sudut)
Objektif dan lensa okuler berfokus pendek berpadu menghasilkan perbesaran sudut besar untuk benda kecil yang dekat.
Mikroskop majemuk (sudut) — simulasi Optik interaktif. Objektif dan lensa okuler berfokus pendek berpadu menghasilkan perbesaran sudut besar untuk benda kecil yang dekat. Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Optik mikroskop majemuk
sebuah objektif dari jarak fokus pendek dan sebuah okular dikalikan untuk memberikan pembesaran sudut besar pada objek kecil dan dekat.
Lensa objektif menciptakan bayangan nyata yang diperbesar tepat di dalam titik fokus lensa okuler; lensa okuler kemudian bertindak sebagai kaca pembesar pada bayangan tersebut. Perbesaran sudut total kira-kira merupakan hasil kali perbesaran transversal objektif dan daya perbesaran okuler — biasanya ratusan kali untuk pekerjaan biologis.
- M = −f₁/f₂
- Sistem dua lensa
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Perbesaran sudut total mikroskop majemuk bergantung pada panjang tabung (jarak antara objektif dan lensa okuler), bukan hanya pada jarak fokus masing-masing. Apakah panjang tabung yang lebih panjang meningkatkan perbesaran keseluruhan?
Prediksi untuk ditimbang
- Tidak — panjang tabung tidak memengaruhi perbesaran keseluruhan, hanya jarak fokus masing-masing lensa yang memengaruhinya.
- Hanya jarak fokus lensa mata yang penting, bukan panjang tabungnya.
- Ya — panjang tabung yang lebih panjang meningkatkan perbesaran gambar objektif, yang dikalikan dengan perbesaran sistem secara keseluruhan.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Panjang tabung L (cm)
Apa yang Anda ukur:
- Perbesaran sudut M
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset mikroskop dan tekan Reset. Objektifnya mempunyai f_o = 8 cm; lensa okuler mempunyai f_e = 25 cm.
- Aktifkan pembacaan pembesaran sudut.
- Atur panjang tabung (pemisahan objektif-lensa okuler) untuk setiap percobaan dan catat perbesaran yang dihasilkan.
Persamaan yang mengatur
Pembesaran Mikroskop Majemuk — M = −(L/f_o)(N/f_e)
Perbesaran sudut total mikroskop majemuk adalah M = −(L/f_o)(N/f_e): perbesaran objektif pada panjang tabung L, dikalikan dengan faktor kaca pembesar sederhana lensa okuler menggunakan titik dekat standar N = 25 cm.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung M = −(L/f_o)·(N/f_e) menggunakan f_o = 8 cm, f_e = 25 cm, N = 25 cm (titik dekat standar). Bandingkan dengan tabel.
- Jelaskan mengapa rumus ini menggabungkan faktor perbesaran 'lateral' (L/f_o, dari pencitraan objektif sepanjang tabung) dan faktor perbesaran 'sudut' (N/f_e, dari lensa okuler yang bertindak sebagai pembesar sederhana pada gambar perantara tersebut).
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Bandingkan rumus percobaan ini dengan percobaan kaca pembesar sederhana M = N/f. Jelaskan mengapa faktor ekstra L/f_o pada mikroskop mewakili langkah 'pra-pembesaran' yang disumbangkan lensa objektif sebelum lensa mata terlibat.
- Mikroskop asli secara historis distandarisasi pada panjang tabung tertentu (misalnya 160 mm) sehingga objektif dan lensa okuler dari produsen berbeda dapat dipadukan dan dicocokkan dengan cara yang dapat diprediksi. Jelaskan mengapa standarisasi L (bersama f_o dan f_e) penting untuk bagian mikroskop yang dapat dipertukarkan.
- AP Physics 2 — Unit 13: Geometric Optics
- General High School Physics — Light & optics
- NGSS High School Physics — Wave properties
- Selamat datang di mikroskop
- Pilih lensa objektif
- Tekan Putar
- Pembesaran dalam dua tahap
- Buka inspektur
- Berhasil!
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.
Optik
- Lensa cembung — bayangan nyata
- Titik fokus — sinar sejajar
- Kaca pembesar (benda di dalam f)
- Lensa cekung — bayangan maya
- Cermin cekung — bayangan nyata
- Cermin cembung — bayangan maya
- Cermin datar
- Kedalaman semu (bidang batas datar)
- Pemantulan internal total
- Relai dua lensa
- Mikroskop majemuk (sudut)
- Pembesar dua lensa