Optik
Teleskop astronomi
Lensa afokal dipisahkan oleh f_objective + f_eyepiece; M = −f_objective/f_eyepiece adalah pembesaran sudut untuk benda jauh, sedangkan bayangan benda dekat di meja percobaan menunjukkan pembesaran lateral f_eyepiece/f_objective.
Teleskop astronomi — simulasi Optik interaktif. Lensa afokal dipisahkan oleh f_objective + f_eyepiece; M = −f_objective/f_eyepiece adalah pembesaran sudut untuk benda jauh, sedangkan bayangan benda dekat di meja percobaan menunjukkan pembesaran lateral f_eyepiece/f_objective. Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Teleskop astronomi
Teleskop fokus memisahkan lensanya dengan f_objective + f_eyepiece; M = −f_objective/f_eyepiece.
Bidang fokus objektif bertepatan dengan bidang fokus lensa mata, sehingga pemisahan lensa adalah f_objective + f_eyepiece dan masukan paralel menjadi paralel. Perbesaran sudut adalah rasio jarak fokus; tanda negatifnya menunjukkan inversi.
- M = −f_obj/f_eye
- Pembesaran sudut
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Teleskop afokal (Keplerian) menempatkan objektif dan lensa okulernya sehingga titik fokusnya bertepatan — cahaya masuk paralel, cahaya paralel keluar. Apakah jarak fokus lensa mata yang lebih pendek menghasilkan perbesaran teleskop yang lebih tinggi atau lebih rendah?
Prediksi untuk ditimbang
- Lensa mata yang lebih pendek memberikan pembesaran yang lebih rendah.
- Jarak fokus lensa mata tidak mempengaruhi pembesaran.
- Semakin tinggi — perbesaran adalah rasio jarak fokus lensa objektif dan lensa okuler, sehingga memperkecil jarak fokus lensa okuler akan meningkatkan rasionya.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Jarak fokus lensa mata f_e (cm)
Apa yang Anda ukur:
- Perbesaran sudut M
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset teleskop dan tekan Reset. Objektifnya mempunyai f = 100 cm; kedua lensa dipisahkan berdasarkan gabungan jarak fokusnya (kondisi afokal).
- Aktifkan pembacaan pembesaran sudut.
- Tetapkan jarak fokus lensa okuler untuk setiap percobaan (tujuan ditetapkan pada f = 100 cm) dan catat perbesaran yang dihasilkan.
Persamaan yang mengatur
Pembesaran Sudut Teleskop — M = −f_o/f_e
Perbesaran sudut teleskop Keplerian afokal adalah M = −f_o/f_e, rasio jarak fokus objektif terhadap lensa okuler. Lensa objektif yang lebih panjang atau lensa okuler yang lebih pendek akan meningkatkan pembesaran.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung M = −f_o/f_e menggunakan f_o = 100 cm. Bandingkan dengan tabel.
- Jelaskan mengapa perbesarannya negatif (gambar terbalik, tipikal teleskop Keplerian sederhana) dan mengapa jarak fokus lensa okuler yang lebih pendek meningkatkan besaran M.
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Berbeda dengan lensa okuler (yang mengatur perbesaran), diameter lensa OBJEKTIF (tidak ditampilkan dalam model jarak fokus saja) menentukan berapa banyak cahaya yang dikumpulkan teleskop dan daya pisah utamanya. Jelaskan mengapa para astronom lebih mementingkan bukaan teleskop (diameter obyektif) dibandingkan perbesarannya saja.
- 'Afocal' berarti cahaya paralel masuk menghasilkan cahaya paralel — teleskop itu sendiri tidak memiliki jarak fokus keseluruhan, tidak seperti lensa kamera atau kaca pembesar. Jelaskan mengapa desain ini ideal untuk melihat objek yang sangat jauh (efektif pada jarak tak terhingga) dengan mata santai.
- AP Physics 2 — Unit 13: Geometric Optics
- General High School Physics — Light & optics
- NGSS High School Physics — Wave properties
- Selamat datang di teleskop
- Pilih lensa objektif
- Tekan Putar
- Ukuran sudut objek jauh
- Buka inspektur
- Berhasil!
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.
Optik
- Lensa cembung — bayangan nyata
- Titik fokus — sinar sejajar
- Kaca pembesar (benda di dalam f)
- Lensa cekung — bayangan maya
- Cermin cekung — bayangan nyata
- Cermin cembung — bayangan maya
- Cermin datar
- Kedalaman semu (bidang batas datar)
- Pemantulan internal total
- Relai dua lensa
- Mikroskop majemuk (sudut)
- Pembesar dua lensa