Optik
Prisma cahaya putih
Prisma membiaskan cahaya biru lebih kuat daripada merah, sehingga cahaya putih terurai menjadi spektrum (δ = θ₁ + θ₄ − A).
Prisma cahaya putih — simulasi Optik interaktif. Prisma membiaskan cahaya biru lebih kuat daripada merah, sehingga cahaya putih terurai menjadi spektrum (δ = θ₁ + θ₄ − A). Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Dispersi
sebuah prisma membiaskan biru lebih banyak daripada merah, sehingga cahaya putih terurai menjadi spektrum (δ = θ₁ + θ₄ − A).
Hukum Snell menggunakan indeks n(λ) yang bergantung pada panjang gelombang, sehingga setiap warna dibiaskan pada sudut yang sedikit berbeda. Puncak prisma memisahkan cahaya putih menjadi spektrum, dengan ungu paling banyak dibengkokkan. Dispersi sudut δ bergantung pada sudut prisma dan angka Abbe material.
- n bervariasi terhadap λ
- Biru membengkok lebih banyak
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Cahaya yang memasuki prisma kaca dibelokkan (dibiaskan) pada setiap sisinya, muncul menyimpang dari arah aslinya. Apakah perubahan sudut datang pada muka pertama selalu mengubah simpangan total pada arah yang sama?
Prediksi untuk ditimbang
- Deviasi selalu meningkat seiring dengan bertambahnya sudut datang.
- Tidak - deviasi sebenarnya memiliki nilai minimum pada sudut kejadian tertentu, bukan tren naik atau turun yang sederhana.
- Deviasi selalu berkurang dengan bertambahnya sudut datang.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Sudut datang θ₁ (°)
Apa yang Anda ukur:
- Deviasi total δ (°)
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset white-light-prism dan tekan Reset. Prisma kaca crown ini mempunyai sudut puncak A = 60°, indeks n = 1.5 .
- Aktifkan pembacaan deviasi total.
- Tetapkan sudut datang pada permukaan pertama untuk setiap percobaan dan catat simpangan totalnya.
Persamaan yang mengatur
Deviasi Prisma — δ = θ₁ + θ₄ − A
Sinar yang melewati prisma dibiaskan pada kedua sisinya. Simpangan total menggabungkan kedua tikungan dan sudut puncak prisma: δ = θ₁ + θ₄ − A, dengan θ₂ dan θ₄ berasal dari hukum Snell di setiap sisi.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung θ₂ = asin(sin θ₁/n) (Snell pada sisi pertama), θ₃ = A − θ₂ (geometri prisma), θ₄ = asin(n·sin θ₃) (Snell pada sisi kedua), maka δ = θ₁ + θ₄ − A. Bandingkan dengan tabel.
- Jelaskan mengapa deviasi bukan merupakan fungsi monotonik sederhana dari sudut datang — geometri prisma (pembengkokan pada DUA sisi) menghasilkan minimum asli pada sudut lintasan simetris, yang dieksplorasi langsung dalam eksperimen deviasi min.
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Cahaya putih mengandung banyak panjang gelombang, masing-masing memiliki indeks bias (dispersi) yang sedikit berbeda — sehingga setiap warna menyimpang dengan jumlah yang sedikit berbeda, menyebarkan cahaya putih ke dalam spektrum tampak. Eksperimen ini menggunakan satu indeks representatif; cahaya putih nyata menyebar menjadi pelangi.
- Pelangi terbentuk dari pembiasan sinar matahari dan dipantulkan secara internal di dalam tetesan air hujan berbentuk bola — geometri yang lebih kompleks daripada prisma berwajah datar ini, namun didorong oleh prinsip pembiasan (dispersi) yang bergantung pada panjang gelombang yang sama.
- AP Physics 2 — Unit 13: Geometric Optics
- General High School Physics — Light & optics
- NGSS High School Physics — Wave properties
- Selamat datang di prisma dengan cahaya putih
- Pilih prisma
- Tekan Putar
- Cahaya putih terdispersi
- Buka inspektur
- Berhasil!
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.
Optik
- Lensa cembung — bayangan nyata
- Titik fokus — sinar sejajar
- Kaca pembesar (benda di dalam f)
- Lensa cekung — bayangan maya
- Cermin cekung — bayangan nyata
- Cermin cembung — bayangan maya
- Cermin datar
- Kedalaman semu (bidang batas datar)
- Pemantulan internal total
- Relai dua lensa
- Mikroskop majemuk (sudut)
- Pembesar dua lensa