Optik
Celah ganda Young
Dua celah koheren berinterferensi menghasilkan garis terang berjarak sama — Δy = λL/d. Perlebar d dan garis-garis tersebut akan semakin rapat.
Celah ganda Young — simulasi Optik interaktif. Dua celah koheren berinterferensi menghasilkan garis terang berjarak sama — Δy = λL/d. Perlebar d dan garis-garis tersebut akan semakin rapat. Laboratorium fisika virtual gratis berbasis browser dengan pengukuran SI langsung dan tutorial terpandu.
Celah ganda Young
Dua celah koheren saling berinterferensi menghasilkan garis terang berspasi merata: Δy = λL/d. Saat d meningkat, garis-garis merapat.
Sumber koheren dari dua celah menghasilkan fase yang bergantung pada beda panjang lintasan. Interferensi konstruktif pada Δy = λL/d menghasilkan garis terang berspasi merata. Jarak celah d yang lebih sempit merapatkan garis; panjang gelombang yang lebih panjang merenggangkannya — demonstrasi klasik Young tentang sifat gelombang cahaya.
- Δy = λL/d
- Garis konstruktif
Singkat investigasi
Rencanakan pertanyaan sebelum Anda membuka lab
Ringkasan ini mencerminkan halaman prerender: pertanyaan utama, prediksi yang bersaing, peran variabel, hukum yang mengatur, penyiapan, serta petunjuk analisis dan pengembangan tetap terlihat dalam urutan ini.
Pertanyaan mengemudi
Cahaya yang melewati dua celah yang berjarak berdekatan menciptakan pola pinggiran terang dan gelap pada layar. Apakah mendekatkan celah membuat pinggirannya lebih rapat atau jaraknya lebih lebar?
Prediksi untuk ditimbang
- Jarak yang lebih sempit untuk celah yang lebih dekat.
- Jarak pinggiran tidak bergantung pada pemisahan celah.
- Lebih lebar — pemisahan celah yang lebih kecil akan menyebarkan pola pinggiran lebih jauh.
Peran variabel
Apa yang Anda tetapkan:
- Pemisahan celah d (µm)
Apa yang Anda ukur:
- Jarak pinggiran y (mm)
Bagaimana penyelidikannya berjalan
- Buka preset celah ganda muda dan tekan Reset. Panjang gelombang cahaya adalah 550 nm; layar berada 100 cm dari celah.
- Aktifkan pembacaan spasi pinggiran.
- Atur pemisahan celah untuk setiap percobaan dan catat jarak pinggiran yang dihasilkan di layar.
Persamaan yang mengatur
Jarak Pinggiran Celah Ganda — Δy = λL/d
Dua celah koheren yang dipisahkan oleh jarak d menghasilkan pinggiran interferensi pada layar pada jarak L, berjarak y = λL/d. Celah yang lebih dekat (lebih kecil d) menyebarkan pola lebih lebar; panjang gelombang yang lebih panjang juga memperlebar jaraknya.
Apa yang diminta siswa untuk dikerjakan oleh lembar kerja yang dapat dicetak
- Untuk satu percobaan, hitung y = λL/d menggunakan λ = 550 nm, L = 100 cm (konversi satuan dengan hati-hati untuk mendapatkan y dalam mm). Bandingkan dengan tabel.
- Jelaskan, dengan menggunakan y = λL/d, mengapa jarak celah yang lebih kecil d menghasilkan pinggiran yang jaraknya LEBIH LUAS — kebalikan dari tebakan pertama Anda.
Di mana hal ini muncul di luar lab
- Eksperimen ini dapat dijalankan secara terbalik: ukur jarak pinggiran, jarak celah, dan jarak layar, lalu selesaikan λ. Beginilah cara fisikawan pertama kali mengukur panjang gelombang cahaya tampak secara tepat. Jelaskan mengapa pemisahan celah yang sangat kecil d (dibandingkan dengan panjang gelombang cahaya tampak) diperlukan untuk menghasilkan pola pinggiran yang cukup lebar untuk dilihat dan diukur.
- Eksperimen awal Young membutuhkan cahaya dari kedua celah agar koheren (hubungan fase tetap) untuk menghasilkan pola interferensi yang stabil — menggunakan satu sumber kecil yang menerangi kedua celah, bukan dua lampu terpisah. Mengapa dua sumber cahaya yang independen dan tidak berkorelasi tidak menghasilkan pola pinggiran yang stabil dan terlihat?
- AP Physics 2 — Unit 14: Waves, Sound, and Physical Optics
- IB Physics — C.3 Wave phenomena
- General High School Physics — Light & optics
- NGSS High School Physics — Wave properties
- Selamat datang di celah ganda Young
- Pilih celah ganda
- Tekan Putar
- Garis terang dan gelap
- Buka inspektur
- Berhasil!
Buka simulasi interaktif untuk membangun adegan, tekan Putar, dan jelajahi dengan pengukuran langsung dan tutorial terpandu.
Optik
- Lensa cembung — bayangan nyata
- Titik fokus — sinar sejajar
- Kaca pembesar (benda di dalam f)
- Lensa cekung — bayangan maya
- Cermin cekung — bayangan nyata
- Cermin cembung — bayangan maya
- Cermin datar
- Kedalaman semu (bidang batas datar)
- Pemantulan internal total
- Relai dua lensa
- Mikroskop majemuk (sudut)
- Pembesar dua lensa